PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Festival Media Pertama Se-Tanah Papua Tahun 2026 resmi dibuka di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Acara berskala besar ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, insan pers, serta perwakilan organisasi wartawan se-Tanah Papua.
Dalam sambutannya, pihak pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebebasan pers dan peran media massa di wilayah Papua. Pemerintah menyatakan tidak anti terhadap kritik yang disampaikan oleh rekan-rekan media.
“Pemerintah tidak anti kritik. Justru kritik yang konstruktif dari media adalah bagian penting dalam memperbaiki kebijakan dan pelayanan publik,” tegas pidato pembukaan dalam perhelatan tersebut.
Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa sinergi dan kolaborasi erat antara pihak media, pemerintah, masyarakat sipil, hingga dunia usaha menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Papua yang damai dan bermartabat.
Pembukaan Festival Media Se-Tanah Papua 2026 ini secara resmi ditandai dengan prosesi seremonial penabuhan alat musik tradisional Tifa secara bersama-sama oleh para pejabat Pemda Papua Tengah dan ketua panitia penyelenggara.
Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga bagi insan pers di Tanah Papua untuk semakin memperkuat peran pers dalam menyajikan informasi yang terpercaya, independen, dan mengedukasi masyarakat.







































Users Today : 0
Users Yesterday : 1
Users Last 7 days : 3
Users Last 30 days : 14
Users This Month : 2
Users This Year : 14
Total Users : 15
Views Today :
Views Yesterday : 3
Views Last 7 days : 20
Views Last 30 days : 125
Views This Month : 19
Views This Year : 125
Total views : 126
Who's Online : 0