PAPUA TENGAH, CENTRALMEDIANEWS – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi mengukir sejarah baru di sektor kelautan dan perikanan dengan melepas ekspor perdana komoditas ikan hasil tangkapan nelayan lokal ke pasar internasional.
Pada pengiriman perdana ini, sebanyak tiga kontainer yang memuat total 42 ton ikan bawal (masing-masing kontainer berisi 14 ton) dilepas secara resmi untuk berlayar menuju pasar dunia. Ikan-ikan tersebut merupakan hasil tangkapan para nelayan lokal dari Kampung Akar, Kampung Kipia, dan Kampung Peronggo di wilayah Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, momen ini menandai bahwa potensi sumber daya laut Papua Tengah kini tidak lagi hanya berhenti di pelabuhan lokal, melainkan sudah sanggup menembus pasar global.
“Hari ini menjadi tonggak sejarah dengan dilepaskannya tiga kontainer yang berisi masing-masing 14 ton, sehingga total semuanya adalah 42 ton ikan bawal. Hari ini adalah momentum ketika hasil laut Papua Tengah tidak lagi berhenti di pelabuhan, tetapi berlayar menuju pasar dunia dengan membawa nama baik daerah, bangsa, dan seluruh masyarakat,” ujar Gubernur Papua Tengah.
Fokus Kembangkan Potensi Maritim dan Pertanian
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen pemerintahannya untuk beralih dari sekadar bergantung pada sektor pertambangan di pegunungan, menuju optimalisasi potensi sektor riil lainnya seperti perikanan, pertanian, dan peternakan.
Gubernur juga menyoroti masalah yang selama ini terjadi, di mana hasil laut dari Papua Tengah sering kali dibawa dan dicatat melalui daerah lain seperti Tual, Ambon, maupun Sorong, sehingga daerah tidak memperoleh nilai tambah.
“Kebanyakan di sini kita hanya melihat apa yang ada di gunung. Tapi potensi lain seperti di laut, pertanian, dan peternakan, di pemerintahan saya kita akan fokus full dan kita backup. Selama ini ikan tangkap kita pergi ke Tual, Ambon, ke Sorong, dan kita tidak dapat apa-apa. Hari ini mengirim sinyal bahwa Papua Tengah sudah serius,” tegasnya.
Bantuan 10 Kapal Tangkap untuk Nelayan
Sebagai bukti dukungan nyata terhadap kesejahteraan nelayan lokal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan bantuan sebanyak 10 unit kapal tangkap ikan pada tahun ini. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta daya jangkau nelayan lokal dalam mengelola kekayaan laut Papua Tengah.
Acara peresmian tersebut ditutup dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur Papua Tengah sebagai simbol kemenangan bagi para nelayan, pelaku usaha, serta kemajuan sektor perikanan di Tanah Papua.
“Saya melepaskan balon ini sebagai simbol kemenangan bagi nelayan, kemenangan bagi laut kita, dan kemenangan bagi pelaku usaha untuk bagaimana kita tetap maju menggarap hasil-hasil yang Tuhan kasih demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.







































Users Today : 1
Users Yesterday : 0
Users Last 7 days : 3
Users Last 30 days : 13
Users This Month : 3
Users This Year : 15
Total Users : 16
Views Today : 4
Views Yesterday :
Views Last 7 days : 23
Views Last 30 days : 76
Views This Month : 23
Views This Year : 129
Total views : 130
Who's Online : 0