Jakarta | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi, khususnya Bandara dan Pelabuhan Nabire.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si., usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., bersama sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Bandara Nabire, termasuk perpanjangan landasan pacu dari sekitar 1.400 meter lebih menjadi lebih dari 2.000 meter. Pengembangan ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan serta konektivitas transportasi udara di Papua Tengah.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk pengembangan Bandara Nabire diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mengalokasikan sekitar Rp80 miliar melalui anggaran daerah, sedangkan sisanya diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Bandara itu butuh kurang lebih dana Rp500 miliar. Pemprov kita anggarkan Rp80 miliar, kemudian sisanya sekitar Rp400 miliar bisa dibantu Kementerian Perhubungan,” katanya.
Dukungan pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Nabire. Dalam kunjungan tersebut, kondisi Bandara dan Pelabuhan Nabire menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat.
Selain pengembangan landasan pacu, Kementerian Perhubungan juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan terminal TPA dan TPEB. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Pemprov Papua Tengah diminta menyiapkan lahan sekitar lima hektare.
Pembahasan juga mencakup peningkatan sejumlah bandara perintis di wilayah Papua Tengah, antara lain di Kabupaten Puncak, Ilaga, Timika, Deiyai, dan Dogiyai. Pemerintah daerah mendorong peningkatan fasilitas bandara-bandara tersebut agar pelayanan transportasi masyarakat semakin baik.
Deinas menegaskan, selain pembangunan infrastruktur besar, pemerintah juga mengusulkan pemasangan pembatas atau pagar pengaman di sepanjang sejumlah ruas jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Yang kecil-kecil juga kami dorong, tetapi yang besar adalah Bandara dan Pelabuhan Nabire. Itu harus kita tuntaskan,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat segera direalisasikan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dengan peningkatan infrastruktur transportasi, akses masyarakat di Papua Tengah diharapkan semakin terbuka, konektivitas antardaerah semakin baik, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut. (*)







































Users Today : 0
Users Yesterday : 1
Users Last 7 days : 3
Users Last 30 days : 14
Users This Month : 2
Users This Year : 14
Total Users : 15
Views Today :
Views Yesterday : 3
Views Last 7 days : 20
Views Last 30 days : 125
Views This Month : 19
Views This Year : 125
Total views : 126
Who's Online : 0